Ekonomi Mikro

Dalam mempelajari tingkah laku ekonomi dikembangkan dua pola dasar analisis yang berbeda tetapi saling melengkapi. Teori ekonomi mikro mempelajari perekonomian nasional secara keseluruhan dan komponen-komponennya yang pokok (aggregates), seperti para konsumen, dunia perbankan, pemerintah, dan dunia usaha. Misalnya 40 juta rumah tangga konsumen  diperlaikan sebagai satu unit saha yang disingkat RTK. Demikian pila dunia usaha dijadikan satu kelompok besar. Dengan cara de3mikian kita memperoleh suatu gambatan tentang struktur dasar perekonomian nasional dan hubungan-hubungan pokok yang terdapat di dalamnya. Maka, ekonomi makro membahas hal-hal seperti hasil produksi nasional total, tingkat kesemptana kerja, tingkat harga, jumlah uang beredar, investasu total, ekspor total, pedapatan nasional, laju inflasi, dan sebagainya.

Ilmu ekonomi mikro mempelajari satuan-satuan ekonomi tertentu atau khusus dan perilaku satuan-satuang terkecilnya. Ibaratnya suatu bagan kecil ekonomi nasional ditaruh dibawah mikroskop (mikro atau kecil). Kita pelajari perilaku sebuah perusahaan atau cabang usaha tertentu dan memusatkan perhatian pada hal-hal seperti pasar untuk satu jenis barang tertentu, pendapatan faktor produksi tertentu, teori harga dan alokasi sumber daya ekonomu, serta distribusi pendaparan diantara pemiliki faktor produksi.

Anda pasti pernah mendengar fungsi pasar sebagai ajang pertemuan antara penjual dan pembeli, antara produsen dan konsumen, dimana harga terbentuk dalam interaksi antara penawaran dan permintaan. Kita ingin mengetahui lebih mendalam tentang mengapa pasar barang tertentu bersifat demikian, mengapa konsumen bertindak demikian, dan mengapa produsen atau penjual berbuat begitu. Teori ekonomi mikro adalah bagian ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku unit-unit ekonomi secara individual, seperti perilaku konsumen, produsen, pasar, penerimaan, biaya dan keuntungan perusahaan.

Terdapat perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ilmu ekonomi mikro mempelajari perilaku unit-unit ekonomi secara individual, sedangkan ilmu ekonomi makro mempelajari unit ekonomi secara agregat (keseluruhan). Untuk membedakan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro setidaknya dapat dilihat dari tiga aspek. Yaitu aspek harga, unit analisis, dan tujuan analisis.

  1. Aspek harga
    Dalam teori ekonomi mikro, yang dimaksud dengan harga ia;ah harga dari suatu komoditas (barang tertentu saja), sedangkan dalam teori ekonomi makro dihubungkan dengan tingkat harga secara keseluruhan (agregat).
  2. Unit analisis
    Dilihat dari analisisnya, teori ekonomi mikro hanya membahas kegiatan ekonomi secara individual, misalnya permintaan dan penawarab, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya produksi, dan laba rugi. Adapun teori ekonomi makro lebih banyak membahas kegiatan ekomoni secara keseluruhan (agregat) seperti pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran. Dengan deimkian, unit analisis teori ekonomi makro bukan merupakan gabungan dari teori ekonomi mikro.
  3. Tujuan analisis
    Tujuan analisis ekonomi mikro lebih memfokuskan pada upaya pemecahan terhadap bagaimana mengalokasikan sumber daya agar dicapai kombinasi yang tepat. Adapun teori ekonomi makro lebih banyak menganalisis pengaruh keguatan ekonomi terhadao perekonomian secara keseluruhan (agregat).

 

Anda ingin mendapatkan materi di atas secara full content???, Anda bisa bergabung di Layanan Membership Kumpulan Tugas akhir / skripsi, Tesis, Tugas Kuliah Secara Online dan Full Content. Klik banner di bawah ini:

Share Your Thoughts